Yuk kite ngayau ke Seliu
Pulau Seliu, sebuah pulau di selatan
Belitung yang menyimpan banyak potensi alam luar biasa yang bisa
dikembangkan untuk memajukan kepariwisataan di Kabupaten Belitung.
Berada dalam wilayah Kecamatan Membalong ( ± 65 km dari pusat Kota
Tanjungpandan, dengan perjalanan ± 1,5 jam, dan menggunakan perahu ± 15
menit, kita sudah bisa merasakan indahnya Pulau Seliu dengan alamnya
yang tenang karena jauh dari hiruk pikuk kota.
Pulau yang berada
di selatan Pulau Belitung ini memiliki luas ± 1.530 ha yang terdiri
dari 8 RT dengan jumlah penduduk ± 350 kepala keluarga. Kondisi
geografis yang dikelilingi lautan menjadikan sebagian besar penduduknya
bermata pencaharian nelayan. Hasil laut yang melimpah berupa ikan dan
kepiting, selain untuk kebutuhan masyarakat setempat, sebagian besar
dikirim ke Tanjungpandan. Kepiting Rajungan (Portunus pelagicus) dari
Pulau Seliu sangat melimpah. Dalam sehari, para nelayan bisa
menghasilkan 200-300 kg tergantung musim/cuaca. Biasanya, kepiting yang
dikirim sudah dimasak/direbus oleh pengepul agar lebih tahan lama.
Kondisi alam desa yang dulunya terkenal sebagai produsen emping melinjo
(Gnetum gnemon) ini memang mendukung karena masih alami dan jauh dari
pencemaran lingkungan (limbah pabrik). Sehingga kepiting yang berasal
dari Pulau Seliu ini lebih besar dan berisi (gemuk) dibandingkan dengan
kepiting dari desa lain.
Desa Seliu juga terkenal dengan wisata
pantainya. Setidaknya ada 5 (lima) buah pantai yang sangat potensial
yang bisa dikembangkan yaitu Pantai Air Arak, Pantai Air Buluh, Pantai
Teluk Mentigi, Pantai Tanah Merah dan Pantai Tanjung Marang Bulo. Pantai
Air Arak berada di sebelah barat daya Pulau Seliu, nama Arak sendiri
berasal dari beningnya air dipantai ini. Suasana tenang dengan gelombang
kecil dan angin sepoi, akan membuat anda dan keluarga betah
berlama-lama disini.
Pantai Air Buluh juga tidak kalah menawannya
dengan Pantai Air Arak. Pantai berpasir putih dan lembut ini patut
dijadikan destinasi ketika anda ingin berlibur atau sekedar refreshing
bersama keluarga dan sahabat. Berada di sebelah barat Pulau Seliu, anda
cukup menggunakan sepeda motor kesini.
Pantai Teluk Mentigi,
adalah pantai dengan keindahan sunsetnya yang luar biasa. Anda bisa
mengabadikan momen indah sunset di pantai tenang dan indah ini dengan
sempurna.
Pantai Tanah Merah dengan jajaran hutan bakaunya yang
terbentang disepanjang pantai menjadi surga bagi biota pantai seperti
burung-burung, kayu angin, kerang, kepiting, udang, dan ikan-ikan kecil.
Sejuknya udara di sekitar pantai dan hijaunya pemandangan akan membuat
anda puas berkunjung kesini. Hutan bakaunya yang masih asri merupakan
asset besar di sektor pesisir. Hutan bakau/mangrove yang masih alami
merupakan hal mendasar yang harus ada untuk pengembangan usaha tambak
ikan/udang.
Pantai Tanjung Marang Bulo berada di sebelah barat daya
Pulau Seliu. Berjarak ± 7 km dari dermaga seliu, kita bisa menyaksikan
gugusan batu granit dengan deburan ombaknya yang lembut. Sunset indah
juga bisa dilihat dari pantai yang dulunya banyak di tumbuhi pohon
bambu/buluh ini. Nama Marang Bulo berasal dari kegiatan/kebiasaan
masyarakat setempat mengambil bambu untuk keperluan mereka di pantai
ini. Pantai yang masih asli ini paling ramai dikunjungi setiap hari
sabtu dan minggu sore untuk berlibur atau sekedar melepas penat.
Selain wisata pantai, di Pulau Seliu para pengembang bisa membidik
wisata kuliner yang tentu saja tidak bisa kita temukan didesa lain yaitu
produksi makanan olahan dari buah mangga. Pulau Seliu memang terkenal
sebagai daerah penghasil mangga/kuweni (Mangifera x ordonata). Banyaknya
buah mangga nan harum yang dihasilkan disini merupakan peluang usaha
yang menjanjikan. Betapa tidak, sebuah pohon mangga, bisa menghasilkan
buah 200-500 kg per sekali musim buah dan terdapat ratusan pohon mangga
yang dalam setahun bisa berbuah hingga dua kali. Banyak pilihan bagi
pelaku usaha yang ingin mengembangkan produk olahan dari buah mangga ini
mulai dari kue (dodol),manisan,asinan,minuman/sirup/sari
buah,saus/sambal,keripik dan lain-lain.
Anda siap? Mari kita berkunjung ke Pulau Seliu.
Nikmati alamnya, cicipi lezatnya kepiting segar dan rasakan manisnya buah mangga nan harum bernama kuweni. (Nov2015,ruth81)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.